Dosen Program Studi Hubungan Internasional Universitas Brawijaya, Abdullah, S.Sos., M.Hub.Int., berpartisipasi sebagai pembicara dalam rangkaian Pekan Riset UNIRA 2026, sebuah forum akademik yang mempertemukan akademisi, peneliti, dan mahasiswa untuk mendiskusikan peran riset dalam menjawab berbagai tantangan masyarakat. Dalam sesi yang diselenggarakan pada puncak kegiatan tersebut, Abdullah menekankan pentingnya perguruan tinggi sebagai pusat produksi pengetahuan yang mampu menerjemahkan berbagai isu global menjadi solusi yang relevan dan aplikatif di tingkat lokal. Menurutnya, dinamika internasional seperti konflik geopolitik, krisis energi, perubahan ekonomi global, hingga berbagai tantangan pembangunan memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat, sehingga memerlukan kajian yang kontekstual dan berbasis kebutuhan daerah.

Abdullah menjelaskan bahwa peran kampus tidak seharusnya terbatas pada aktivitas akademik yang bersifat teoritis. Hasil penelitian dan kajian ilmiah perlu ditransformasikan menjadi rekomendasi kebijakan, inovasi sosial, serta program pemberdayaan yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dalam pandangannya, perguruan tinggi memiliki posisi strategis sebagai penghubung antara perkembangan global dengan kebutuhan pembangunan di tingkat lokal. Abdullah mengajak sivitas akademika untuk terus memperkuat budaya riset yang adaptif dan responsif terhadap perkembangan zaman. Ia menegaskan bahwa penelitian yang berkualitas tidak hanya diukur dari jumlah publikasi ilmiah yang dihasilkan, tetapi juga dari sejauh mana penelitian tersebut mampu memberikan kontribusi dalam menyelesaikan persoalan sosial, ekonomi, maupun pembangunan yang dihadapi masyarakat.

Partisipasi Abdullah dalam Pekan Riset UNIRA 2026 menunjukkan komitmen akademisi Hubungan Internasional Universitas Brawijaya dalam mendorong penguatan ekosistem riset yang berdampak. Keterlibatan ini sekaligus menegaskan relevansi kajian Hubungan Internasional dalam memahami dan memberikan solusi terhadap berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat di tingkat lokal, nasional, maupun global.
