“Governance in International Disputes: Prediction, Analysis, and Resolution”
Program Studi Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Brawijaya telah menyelenggarakan kegiatan Kuliah Tamu dalam rangka perkuliahan Mata Kuliah Hukum Internasional dengan topik “Governance in International Disputes: Prediction, Analysis, and Resolution” dengan pemateri Maryam Yari Estahbanati, PhD in European Studies, University of Tehran. Dihadiri oleh mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional, kegiatan ini dipandu oleh Dosen Pengampu Hukum Internasional, Abdullah Assegaf, S.Sos., M.Hub.Int. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 23 September 2026 secara daring melalui platform Google Meet.
Dalam paparannya, Maryam menjelaskan bahwa governance dalam sengketa internasional adalah kumpulan proses, aturan, dan mekanisme untuk mengelola dan menyelesaikan sengketa yang melibatkan negara maupun aktor non-negara. Menurutnya, governance tidak sekadar mengakhiri konflik, tetapi juga mencegah eskalasi dan mengubah hubungan antarpihak yang bersengketa.


Materi dibagi ke dalam tiga dimensi, yaitu prediksi, analisis, dan resolusi. Untuk prediksi, Maryam memaparkan metode seperti sistem peringatan dini, big data dan kecerdasan buatan, serta pemodelan skenario, dengan catatan bahwa prediksi selalu tidak pasti dan harus terus diperbarui. Untuk resolusi, ia menguraikan jalur diplomatik, arbitrase, pengadilan internasional, serta penggunaan sanksi dan insentif yang menurutnya paling efektif jika dikombinasikan.
Maryam juga membandingkan kapasitas Eropa yang kuat pada institusi supranasional dengan Asia yang bertumpu pada organisasi berbasis konsensus seperti ASEAN. Ia menyebut Prancis, Indonesia, dan Iran sebagai contoh negara yang berperan dalam mediasi konflik.
Secara keseluruhan, kuliah tamu ini berlangsung lancar dan memberi mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional gambaran utuh tentang bagaimana sengketa internasional dapat diprediksi, dianalisis, dan diselesaikan. Melalui paparan yang menghubungkan konsep, metode, dan contoh peran negara-negara di berbagai kawasan, mahasiswa diajak melihat bahwa teori Hukum Internasional yang dipelajari di kelas berkaitan langsung dengan dinamika global saat ini. Kegiatan ini diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa sekaligus mendorong mereka berpikir kritis dalam membaca isu-isu hubungan internasional.
Penulis: Tim Redaksi Program Studi Hubungan Internasional
Editor: Admin Program Studi Hubungan Internasional
Dipublikasikan: 30 September 2026
